Panduan Lengkap Tata Cara Salat Jenazah Sesuai Tuntunan Muhammadiyah

Halo sobat pembaca! Kehilangan seseorang yang kita kenal tentu meninggalkan duka yang mendalam. Namun, sebagai umat Muslim, kita memiliki kewajiban (fardu kifayah) untuk mengurus jenazah saudara kita, salah satunya adalah dengan melaksanakan salat jenazah.
Bagi kamu yang sedang mencari panduan praktis mengenai urutan dan bacaannya, kali ini kita akan membahas tata cara salat jenazah yang merujuk pada tuntunan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Persiapan Sebelum Memulai Salat Jenazah
Sebelum mulai bertakbir, pastikan kamu sudah memenuhi syarat-syarat sah salat seperti biasa, yaitu:
- Suci dari hadas (sudah berwudu) dan najis;
- Menutup aurat dengan sempurna;
- Menghadap ke arah kiblat.
Posisi Berdiri Imam:
Ada sedikit perbedaan posisi berdiri imam tergantung jenis kelamin jenazah yang disalatkan:
- Untuk jenazah laki-laki: Imam berdiri lurus sejajar dengan kepala jenazah.
- Untuk jenazah perempuan: Imam berdiri lurus sejajar dengan pusar perut jenazah.
Urutan dan Bacaan Salat Jenazah (4 Takbir)
Salat jenazah cukup unik karena dilakukan murni sambil berdiri. Tidak ada ruku, sujud, maupun duduk. Tata cara ini didasarkan pada hadis riwayat Bukhari, di mana Nabi Muhammad SAW bertakbir sebanyak empat kali saat menyalatkan An-Najasyi.
Berikut adalah urutan bacaan pada masing-masing takbir:
-
Takbir Pertama
Setelah mengangkat tangan untuk takbir pertama, mulailah dengan membaca Ta'awudz (A'udzu billahi minas-syaitanir-rajim), kemudian dilanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah secara utuh:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعالَمِينَ . الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّينَ
-
Takbir Kedua
Pada takbir kedua, bacaan yang dilantunkan adalah selawat kepada Nabi Muhammad SAW dan keluarga beliau (Selawat Ibrahimiyah), sama seperti selawat yang kita baca saat tasyahud akhir dalam salat biasa:
اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَالِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَالِ إِبْرَاهِيْمَ. إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
-
Takbir Ketiga
Setelah takbir ketiga, saatnya kita memanjatkan doa khusus untuk memohonkan ampunan bagi almarhum/almarhumah. Doanya adalah sebagai berikut:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابَ النَّارِ
-
Takbir Keempat
Pada takbir terakhir ini, kita mendoakan kebaikan bagi jenazah dan juga bagi seluruh umat Muslim yang ditinggalkan. Berikut bacaannya:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِحَيِّنَا وَمَيِّتِنَا ، وَشَاهِدِنَا وَغَائِبِنَا ، وَصَغِيرِنَا وَكَبِيرِنَا ، وَذَكَرِنَا وَأُنْثَانَا ، اللَّهُمَّ مَنْ أَحْيَيْتَهُ مِنَّا فَأَحْيِهِ عَلَى الإِسْلاَمِ ، وَمَنْ تَوَفَّيْتَهُ مِنَّا فَتَوَفَّهُ عَلَى الإِيمَانِ ، اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ ، وَلاَ تُضِلَّنَا بَعْدَهُ
-
Salam
Salat diakhiri dengan mengucapkan salam secara sempurna, menoleh ke arah kanan terlebih dahulu, baru kemudian ke kiri. Bacaan salamnya utuh hingga wabarakatuh:
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
(Catatan: Penggunaan kata ganti 'Lahu' bisa disesuaikan dengan jenis kelamin atau jumlah jenazah, namun secara umum doa ini yang dibaca).
Itulah ringkasan urutan dan tata cara salat jenazah sesuai dengan pedoman dari Muhammadiyah. Ternyata tidak terlalu sulit untuk dihafal, bukan? Pastikan kamu menyimpan atau membagikan artikel ini supaya bisa jadi pengingat saat sewaktu-waktu dibutuhkan.
Semoga bermanfaat dan bisa menjadi bekal amal jariah untuk kita semua. Jangan lupa share artikel ini ke keluarga atau grup WhatsApp kamu ya!
Join the conversation